Wajib Disimak, Inilah Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 13 Lite

Diluncurkan pada Maret 2023, Xiaomi 13 Lite siap meramaikan pasar smartphone kelas menengah ke atas atau yang bisa disebut flagship killer. Memiliki unsur “Lite” di namanya, ini menandakan bahwa HP punya desain bodi yang compact dan ringan.

Akan tetapi, tentu kelebihannya tidak berhenti di situ. Terdapat juga performa memadai yang siap jalankan aktivitas berat, tampilan layar yang memanjakan indra visual, hingga fitur-fitur kamera yang lengkap untuk keperluan fotografi profesional dan pembuatan konten.

Ponsel yang hadir dengan MIUI 14 berbasiskan Android 12 ini juga bisa menghasilkan foto sefie dengan sudut keluasan lebih tinggi, disertai dengan kemampuan pengecasan daya yang terbilang cepat.

Xiaomi 13 Lite merupakan generasi lanjutan dari Xiaomi 12 Lite yang dirilis satu tahun sebelumnya. Maka tidak heran kalau ada beberapa peningkatan. Tapi untuk diketahui, rupanya ada aspek yang malah menurun pada Xiaomi 13 Lite, loh. Aspek apa? Untuk mengetahui jawabannya, sebaiknya simak artikel ini sampai tuntas.

Spesifikasi Xiaomi 13 Lite

Wajib Disimak, Inilah Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 13 Lite

  • Layar AMOLED 6.55 inci
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 7 Gen 1
  • RAM 8 GB
  • Memori Internal 128 GB, 256 GB
  • Kamera 50 MP (wide) 8 MP (ultrawide) 2 MP (macro)
  • Baterai Li-Po 4500 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Kelebihan Xiaomi 13 Lite

Ada banyak kelebihan yang membuat Xiaomi 13 Lite menggiurkan di kelas mid-range ke atas. Mau tahu apa saja? Simak pada poin-poin berikut ini.

1. Pengalaman Gaming Memuaskan dengan SoC Snapdragon 7 Gen 1

Kini Xiaomi 13 Lite ditopang oleh SoC yang lebih powerful lagi yaitu Snapdragon 7 Gen 1. Tidak hanya memiliki generasi mikroarsitektur yang lebih modern, chipset yang diumumkan pada Februari 2023 ini juga punya fabrikasi yang lebih unggul. Yakni, berkurang dari 6 nm menjadi 5 nm.

Sehingga efisiensi dayanya pun jadi meningkat, meringankan konsumsi daya sekaligus membuatnya lebih terhindar dari isu overheating. Di dalam chipset tersebut terdapat kombinasi tiga klaster berformasi 1+3+4 inti prosesor. Sebagai klaster prime core-nya, menggunakan Cortex A710 berkekuatan 2.4 GHz sebanyak satu unit.

Sementara pada klaster high performance-nya menggunakan tiga unit Cortex A710 dengan frekuensi 2.36 GHz. Barulah pada klaster hemat dayanya, terdapat empat inti Cortex A510 yang berjalan di frekuensi 1.8 GHz.

Untuk membuat proses rendering grafis berjalan optimal dan lancar, chipset dipadankan dengan GPU (Graphical Processing Unit) berupa Adreno 644, diklaim 20% lebih cepat ketimbang GPU pada Snapdragon 778G.

Keberadaan teknologi Adreno Frame Motion engine di dalamnya juga disinyalir meningkatkan frame rate pada gim hingga 2x lipat, dengan konsumsi daya yang sama pada Snapdragon 778G.

Dukungan memori SoC ini mencakup RAM LPDDR5 dengan frekuensi 3200 MHz serta jenis storage hingga UFS 3.1. Xiaomi 13 Lite sendiri menghadirkan opsi storage 128 GB dan 256 GB pada jenis UFS 2.2 dengan RAM berkapasitas 8 GB.

Untuk membuktikan tingginya performa ponsel ini, mari mengacu pada benchmark sintetis yang dilansir dari GSM Arena. Pada pengujian AnTuTu v9, Xiaomi 13 Lite mendapatkan skor 534.143 poin, sementara Geekbench 5-nya mencetak skor 795 poin (single core) dan 2936 poin (multi-core).

2. Layar dengan Tampilan Warna Memukau

Pada Xiaomi 13 Lite ini sudah memiliki panel AMOLED berukuran 6,55 inci. Resolusi yang diusungnya cukup standar di kelas harganya yaitu Full HD+ (1080 x 2400 piksel), mengusung tingkat kerapatan piksel 402 ppi dan juga aspek rasio 20:9.

Terlihat dari spesifikasi tersebut bahwa layar Xiaomi 13 Lite mampu menyajikan tampilan visual yang begitu tajam dan jernih. Ditambah dengan dukungan sertifikasi HDR10+ dan Dolby Vision, pengguna pun dapat menikmati indahnya film dan series pada rentang dinamis yang luas.

Terdapat juga touch sampling rate hingga 240 Hz. Ini untuk memastikan Kamu sebagai orang pertama yang melakukan serangan di gim kompetitif, sekalipun Kamu dan lawan menekan layar di saat bersamaan.

Menurut pantauan GSM Arena, layar Xiaomi 13 Lite ini memiliki kecerahan maksimal hingga 938 nit pada mode Auto. Tentunya tingkat kecerahan tersebut sudah lebih dari layak untuk menikmati konten di siang bolong tanpa atap.

Pun ketika sedang tidak mengaktifkan mode auto brightness, ponsel tetap bisa meraih kecerahan hingga 512 nit ketika kecerahannya digeser mentok kanan secara manual.

3. Fitur Kamera Lengkap, Hadir dengan Dual Selfie Camera

Sebagai HP di kelas harga menengah ke atas (flagship killer), ada beberapa kriteria yang mesti dipenuhi agar bisa dianggap bagus. Yang pertama, tentu harus ada stabilisasi yang baik untuk keperluan videografi.

Lalu, sebisa mungkin perekaman harus mendukung resolusi dan frame rate tinggi agar hasil video tidak pecah saat di-upload ke Instagram.

Adapun kriteria keduanya adalah keberadaan kamera ultrawide agar pengguna bisa melakukan zoom out 0,5x, guna mengambil sudut keluasan yang lebih tinggi. Kabar baiknya, Xiaomi 13 Lite memenuhi semua syarat tersebut.

Konfigurasi triple camera di punggungnya terdiri atas sensor utama Sony IMX766 50 MP wide angle (f/1.8) dengan focal length 23 mm dan ukuran sensor 1/1.56 inci, kamera 8 MP ultrawide (f/2.2) dengan FOV 119 derajat dan ukuran sensor 1/4.0 inci, serta sensor 2 MP makro (f/2.4).

Beralih ke bagian depan, di sinilah Xiaomi 13 Lite benar-benar tampak bersinar. Pasalnya, tersedia dual selfie camera yang terdiri atas sensor ultrawide 32 MP (f/2.4) dengan ukuran sensor 1/2.74 inci dan FOV, serta kamera 8 MP depth sensor yang bisa hasilkan selfie dengan efek bokeh.

Pada kamera belakang, resolusi recording sudah mencapai 4K pada kecepatan 30 FPS. Sedangkan bila ingin rasakan frame rate lebih tinggi, bisa memilih 1080p pada kecepatan 60 FPS.

Kamera selfie tidak mendukung 4K, tapi setidaknya sudah dukung frame rate 60 FPS di 1080p. Sangat unggul untuk hasilkan video vlogging dengan pergerakan yang mulus.

Xiaomi 13 Lite memiliki fitur stabilisasi yang berjalan di resolusi 2160p pada frame rate 30 FPS. Namun jika fitur tersebut masih menyisakan efek goyang pada video, pengguna bisa memilih Steady Mode yang berjalan pada resolusi 1080p.

4. Kaya akan Fitur Konektivitas

Xiaomi 13 Lite pun dihadirkan dengan fitur konektivitas infrared yang dapat menyulap perangkat jadi remote TV dan AC. Ya, Xiaomi dan POCO memang menjadi satu-satunya brand HP populer yang masih rajin berikan port infrared pada hampir semua produknya.

Ponsel ini juga turut hadirkan Wi-Fi 6 yang sanggup memiliki kecepatan unduhan lebih tinggi ketimbang Wi-Fi 5. Adapun pada sisi konektivitas lainnya, ponsel mendukung dual SIM 5G dengan pita (band) n1, n3, dan n40. Tiga pita jaringan yang didukung oleh operator seluler di Indonesia.

Sebagai sarana untuk menghubungkan ponsel dengan earphone nirkabel (TWS), Xiaomi 13 Lite juga dilengkapi dengan Bluetooth 5.2 beserta kodek A2DP dan protokol LE (Low Energy).

Ada juga fitur NFC yang merupakan sarana komunikasi nirkabel medan dekat antara dua perangkat. Biasa digunakan untuk transaksi digital dan mengisi saldo eMoney. Sayangnya, ketersediaan NFC tersebut tergantung pada wilayah pemasarannya.

5. Fast Charging 67 W yang Secepat Kilat

Di saat merk tertentu sudah tidak lagi sediakan charger di dalam boks penjualan, Xiaomi masih menyertakan casan berdaya 67 W pada Xiaomi 13 Lite ini.

Mendukung fitur pengisian daya yang sebegitu tingginya, ponsel hanya membutuhkan waktu 42 menit untuk dapat dicas dari kosong hingga penuh.

Durasi tersebut mengalahkan Xiaomi 12 Lite yang membutuhkan waktu 50 menit, serta mengalahkan Samsung Galaxy A53 5G yang memakan waktu 1 jam 24 menit.

Xiaomi 13 Lite juga mendukung protokol USB Power Delivery 3.0, sehingga membuat durasi pengisian tetap secepat kilat walau pakai charger dari merk lain.

6. Bodi dengan Desain Memukau dan Tahan Air

Wajib Disimak, Inilah Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 13 Lite

Desain memang akan selalu menjadi urusan selera. Namun menurut saya pribadi, desain Xiaomi 13 Lite merupakan salah satu yang paling menarik karena menyajikan tampilan yang bersih dan minimalis.

Tidak banyak aksen visual atau tulisan yang menghiasi bodi belakangnya, tapi bukan berarti ini mengurangi sisi estetika pada cangkang. Sensor pemindai sidik jarinya diletakkan dalam layar (in-display fingerprint), sehingga menyisakan ruang yang begitu luas dan bersih di sisi back cover.

Bahan material yang digunakan pada bagian belakang adalah kaca, sementara bagian Frame-nya terbuat dari plastik. Perpaduan keduanya memberikan kesan premium ketika disentuh oleh tangan.

Satu peningkatan lainnya adalah keberadaan sertifikasi IP53, sehingga membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air gerimis. Di bagian layarnya, tersemat lapisan kaca pelindung Gorilla Glass 5 yang dapat mengurangi risiko retak saat tergores ataupun terbentur.

7. Dimensi dan Bobot Bodi yang Compact dan Ringan

Tampilan dan ketahanan bodi Xiaomi 13 Lite bukan satu-satunya yang membuatnya menarik. Sesuai dengan namanya, Xiaomi 13 Lite dirancang untuk memiliki bobot yang ringan serta bodi yang tipis.

Untuk diketahui, bobot yang dimiliki Xiaomi 13 Lite hanya berkisar di angka 171 gram, alias 2 gram lebih ringan dibandingkan Xiaomi 12 Lite yang menjadi pendahulunya. Pun pada tingkat ketebalannya, Xiaomi 13 Lite kini semakin tipis di angka 7,2 mm ketimbang Xiaomi 12 Lite dengan ketebalan 7,3 mm.

Pada bagian panjang dan lebarnya, smartphone “mungil” ini hanya memiliki dimensi 159,2 mm dan 72,7 mm. Meski Xiaomi 13 Lite terbilang kecil, tapi ia masih belum bisa kalahkan Xiaomi 13 reguler yang memiliki panjang 152,8 mm dan lebar 71,5 mm.

Soalnya, Xiaomi 13 Lite memang memiliki ukuran layar lebih lebar yaitu 6,55 inci. Beda dengan Xiaomi 13 reguler dengan ukuran layar 6,36 inci. Jadi, keduanya punya pendekatan berbeda untuk meraih bodi yang compact.

Sementara Xiaomi 13 Lite berusaha punya bodi paling ringan dan juga tipis, Xiaomi 13 reguler terasa cukup tebal dan berat namun tidak panjang.

Kekurangan Xiaomi 13 Lite

Kelas harga upper mid-range memang memiliki persaingan yang cukup ketat. Terlepas dari segudang kelebihan Xiaomi 13 Lite, ia masih kalah saing dibanding sejumlah rivalnya, termasuk pendahulunya sendiri. Yuk baca poin-poin kekurangannya di bawah ini!

1. Tanpa Stereo Speaker, Alami Penurunan Kualitas Suara

Sebuah fenomena yang cukup lumrah di dunia smartphone, bahwa generasi penerus tidak selamanya menawarkan peningkatan pada semua parameter. Dalam kasus ini, rupanya Xiaomi 13 Lite menghilangkan fitur stereo speaker yang sebelumnya dimiliki pada Xiaomi 12 Lite.

Alhasil seperti yang bisa ditebak, kualitas suara HP ini tidak sebagus pendahulunya. Mungkin masih bisa ditolerir apabila suara Xiaomi 13 Lite tidak alami penurunan kualitas yang drastis.

Tapi, jika dilihat dari review oleh GSM Arena, predikat suara Xiaomi 13 Lite kini menjadi “average” dengan skor kelantangan -28,5 LUFS. Turun dari Xiaomi 12 Lite dengan skor -25,2 LUFS serat predikat “very good“.

2. Ketahanan Baterai Lebih Buruk dari Pendahulunya

Xiaomi 13 Lite dikemas dengan kapasitas baterai yang di bawah rata-rata smartphone kebanyakan, yaitu hanya 4.500 mAh.

Lebih lanjut lagi, Xiaomi 13 Lite sanggup bertahan hingga 23 jam 48 menit pada penggunaan 3G Talk Time, tahan hingga 12 jam 1 menit, dan juga tahan hingga hingga 17 jam 1 menit pada pemutaran video.

Meski ketahanan baterainya menurun, namun Xiaomi 13 Lite sanggup bertahan hingga malam hari dalam satu kali siklus pengecasan, seperti yang dilansir dari laman xiaomiui.net.

3. Performa Bukan yang Terbaik di Kelasnya, Isu Thorttling Parah

Meskipun Xiaomi 13 Lite hadir dengan performa memukau, tidak dipungkiri bahwa ia bukanlah smartphone dengan performa terbaik di kelas upper mid-range. Di harga Rp. 8 jutaan, Kamu sudah bisa merasakan chipset flagship Snapdragon 8+ Gen 1 di dalam ponsel ASUS ZenFone 9 atau Snapdragon 8 Gen 1 pada POCO F4 GT.

Terdapat juga sejumlah SoC lain yang lebih bertenaga di kelas flagship killer seperti Dimensity 8200, Snapdragon 870, Snapdragon 888, dan lain sebagainya.

Selain itu, Xiaomi 13 Lite juga rupanya memiliki isu throttling yang cukup parah, sehingga tidak dapat mempertahankan performa puncaknya dalam waktu lama. Ini Karena sistem sengaja menurunkan performa agar mencegah ponsel dari overheating.

Kesimpulan

Posisi Xiaomi 13 Lite ini sebenarnya agak sulit, karena ia mesti bersaing dengan ponsel menengah ke atas lainnya yang sudah duluan hadir di pasaran dari setahun sebelumnya. Alhasil, ponsel-ponsel pesaing tersebut memiliki harga lebih murah.

Xiaomi 13 Lite sendiri telah hadir pada Maret 2023 secara global, dan tidak diketahui apakah akan hadir secara resmi di Indonesia atau tidak. Yang pasti, banderol harga rilis ponsel ini di pasar global adalah mulai dari 499 euro alias Rp. 8 jutaan.

Terlepas dari hal yang disebutkan tadi, Xiaomi 13 Lite masih punya performa yang cukup layak untuk menunjang aktivitas gaming tingkat berat. Bahkan sanggup memainkan Genshin Impact dengan minim lagging. Namun, usahakan untuk gunakan cooler tambahan untuk menghindari kemungkinan throttling.

Kualitas tampilan layar yang dihadirkan sudah setara dengan ponsel flagship, memiliki color depth 12-bit yang jarang ditemui pada ponsel di harga yang setara. Xiaomi 13 Lite juga teramat cocok untuk menunjang segala kebutuhan content creation, memiliki kamera depan ultrawide yang sangat unik. Tertarik?

Cek Artikel Xiaomi.co.id lainnya di Google News