Kupas Tuntas Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 12S Pro

Xiaomi 12 Pro menjadi salah satu smartphone yang paling dinantikan di tahun 2022. Adanya banyak fitur canggih dan desain yang stylish membuat Xiaomi 12 Pro sangat diminati oleh para pengguna ponsel pintar. Sebelum memutuskan membeli, Kamu perlu mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan Xiaomi 12 Pro.

Kami telah mengumpulkan banyak informasi penting yang perlu Kamu ketahui tentang Xiaomi 12 Pro. Tidak hanya informasi singkatnya saja, namun juga ada kelebihan dan kekurangannya sehingga Kamu bisa memikirkannya secara keseluruhan. Semoga informasi ini dapat membantu Kamu mengetahui lebih jauh mengenai spesifikasi smartphone ini!

Spesifikasi Xiaomi 12S Pro

Kupas Tuntas Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 12S Pro

  • Layar LTPO AMOLED 6.73 inci
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 8+ Gen 1
  • RAM 8 GB, 12 GB
  • Memori Internal 256 GB, 512 GB
  • Kamera 50 MP (wide) 50 MP (ultrawide) 50 MP (telephoto)
  • Baterai Li-Po 4600 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Kelebihan Xiaomi 12S Pro

Apa yang membuat Xiaomi 12S Pro ini layak dilirik ketimbang beberapa flagship lainnya? Berikut ini adalah sejumlah kelebihannya.

1. Performa Meningkat dengan Snapdragon 8+Gen 1

Berbeda dengan Xiaomi 12 Pro yang gunakan Snapdragon 8 Gen 1, kini varian S menghadirkan varian chipset yang lebih modern yaitu Snapdragon 8+ Gen 1. Chipset ini hadirkan perpindahan proses fabrikasi yang semula dari Samsung kini dibuat oleh TSMC (sama-sama 4 nm) yang diklaim memiliki efisiensi lebih baik.

Selain itu, Snapdragon 8+ Gen 1 juga memiliki frekuensi CPU dan GPU lebih tinggi dan menghadirkan dukungan konektivitas terhadap Bluetooth 5.3 alih-alih Bluetooth 5.2. Mungkin hal ini dirancang agar dapat menyaingi Dimensity 9000 yang juga mendukung Bluetooth 5.3.

Qualcomm sendiri telah menjanjikan peningkatan performa CPU dan GPU sebesar 10% ketimbang versi reguler, serta menghadirkan efisiensi daya yang 30% lebih baik berkat proses fabrikasi TSMC yang lebih unggul ketimbang Samsung.

Ditambah lagi, tingginya kinerja HP ini turut didukung dengan konfigurasi memori internal UFS 3.1 hingga kapasitas maksimal 512 GB dengan RAM LPDDR5 yang mencapai 12 GB. Sehingga, membuka sejumlah aplikasi dan gim dalam sekali waktu bisa berlangsung lebih cepat tanpa terkendala isu forced stop.

2. Panel Layar OLED dengan Kualitas Flagship yang Memukau

Xiaomi 12S Pro sudah menggunakan panel LTPO AMOLED dengan ukuran 6,73 inci, layar HP mendukung resolusi 2K alias 1440 x 3200 piksel untuk ketajaman yang lebih baik ketimbang Full HD+.

Kualitas layar ini juga masih berada di tingkatan yang sama dengan HP flagship sekelas iPhone dan Samsung terbaru sekalipun, menawarkan standar kualitas Dolby Vision dan HDR10+ untuk meningkatkan pengalaman visual saat menonton.

Dengan dukungan terhadap 1 miliar warna, pengguna dijamin dapat menikmati setiap gradasi warna yang berlipat-lipat lebih seamless dan tidak terputus-putus. Layarnya ini juga mendukung tingkat kecerahan HBM (High Brightness Mode) mencapai 1000 nit dan kecerahan puncak hingga 1500 nit.

Menurut pengujian dari GSM Arena, Xiaomi 12 Pro hadirkan tingkat kecerahan hingga 1050 nit pada mode Auto (Max) dan 506 nit ketika slider kecerahan digeser sampai rata kanan.

3. Durasi Fast Charging Terbaik di Dunia dengan Daya 120 W

Kapasitas baterai Xiaomi 12S Pro memang bukan yang tertinggi di kelasnya, yakni hanya 4.600 mAh. Kendati demikian, kemampuan pengisian daya (fast charging) miliknya merupakan yang tercepat di dunia lantaran menggunakan daya 120 W.

Selain daya fast charging 120 W, Xiaomi 12S Pro juga dimodali dengan pengisian nirkabel cepat (fast wireless charging) dengan daya 50 W serta pengisian nirkabel terbalik (reverse wireless charging) dengan daya 10 W.

Menurut pengakuan Xiaomi, perangkat ini hanya membutuhkan waktu 19 menit untuk isi daya dari 0-100% menggunakan adapter 120 W. Pun pada pengisian nirkabelnya, daya 50 W miliknya disinyalir sanggup mengisi daya dari 0-100% dalam waktu 42 menit.

4. Kemampuan Kamera Meningkat, Kini Memboyong Leica

Kupas Tuntas Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 12S Pro

Xiaomi 12S Pro memang cenderung tidak memiliki begitu banyak perbedaan dibandingkan dengan Xiaomi 12 Pro biasa. Selain berbeda dari sisi penggunaan chipset, rupanya kali ini Xiaomi menjalin kerja sama dengan perusahaan fotografi legendaris bernama Leica untuk standar kualitas kameranya.

Setup dan jumlah lensa yang dihadirkannya tetap sama yaitu Triple Camera dengan masing-masing sensornya memiliki resolusi 50 MP.

Untuk lensa utamanya, dihadirkan kamera 50 MP wide-angle berukuran sensor 1/1.28 inci dengan bukaan f/1.9, focal length sebesar 24 mm, dan pixel size 1.22µm. Sebagai fitur tambahan, tersedia juga Dual Pixel PDAF dan stabilisasi OIS.

Kemudian sebagai kamera kedua, tersemat lensa telefoto 50 MP (f/1.9) dengan focal length 50 mm dengan dukungan zoom optik hingga 2x dan PDAF. Barulah pada kamera ketiganya, HP dilengkapi dengan kamera ultrawide 50 MP (f/2.2) yang memiliki bidang luas 115 derajat.

Tidak kalah menariknya, Xiaomi 12S Pro juga dibekali dengan kamera selfie beresolusi besar 32 MP yang dirancang dalam bentuk punch hole. Kamera depan ini memiliki bukaan apertur f/2.5 dengan focal length 26 mm dan pixel size 0,7µm.

Adapun untuk kemampuan perekaman videonya, kamera belakang HP ini mendukung hingga resolusi 8K pada kecepatan 24 FPS dengan mode HDR. Sedangkan untuk perekaman HDR10+, maksimal resolusi yang didukungnya adalah 4K di kecepatan 30/60 FPS.

Selain kamera belakang, Kamu pun dapat hasilkan video berkualitas menggunakan kamera depan lantaran mendukung perekaman HDR10+ pada resolusi 1080p di kecepatan 30/60 FPS dan 720p di kecepatan hingga 120 FPS.

5. Konektivitas Lengkap Khas Xiaomi

Soal konektivitas, Xiaomi memang selalu yang jadi teratas. Brand ponsel raksasa asal Tiongkok ini merupakan satu dari segelintir merk yang masih rajin sediakan port infrared pada produknya.

Berkat adanya infrared di ponsel ini, pengguna dimungkinkan untuk memakai ponsel sebagai remote TV dan AC. Bukan hanya Smart TV dan AC yang mendukung jaringan WiFI, namun TV dan AC konvensional.

Selain infrared, ponsel pintar ini juga dimodali dengan fitur NFC (Near Field Communication) yang dapat mengecek saldo eMoney dan bertransaksi digital secara praktis.

Kemudian, terdapat dukungan protokol WiFi 6E (802.11 a/b/g/n/ac/6e) yang bisa terhubung dengan jaringan 6 GHz. Ini memberikan maksimal kecepatan internet berkali-kali lipat dibandingkan WiFi 6 dan WiFi 5, sehingga akan cocok dihubungkan dalam ekosistem Smart Home dengan serangkaian perangkat pintar yang saling terhubung.

Konektivitas berikutnya yang didukung adalah Bluetooth 5.2 yang memiliki fitur A2DP dan LE (Low Energy). Terlepas dari Snapdragon 8+ Gen 1 yang sudah mendukung Bluetooth 5.3, entah mengapa Xiaomi tetap memutuskan untuk hanya hadirkan Bluetooth 5.2.

6. Ketahanan Baterai yang Meningkat

Salah satu kekurangan yang dimiliki Xiaomi 12 Pro adalah ketahanan baterainya yang terbilang minim. Hadir dengan kapasitas 4.600 mAh membuatnya tidak sanggup bersaing dengan beberapa flagship lain seperti Samsung Galaxy S22+ 5G dan iPhone 13 Pro Max.

GSM Arena menyebutkan bahwa Xiaomi 12 Pro hadir dengan skor endurance rating 74 jam, masih kalah dibandingkan Galaxy S22+ dengan skor 97 jam dan iPhone 13 Pro Max dengan skor 121 jam.

Padahal, kedua ponsel pesaingnya tersebut punya kapasitas baterai yang lebih kecil, namun ternyata lebih sanggup bertahan lama dibandingkan Xiaomi 12S Pro. Tampaknya pihak perusahaan mengerti akan isu ini dan berhasil memperbaikinya pada Xiaomi 12S Pro.

Kegagalan Xiaomi 12 Pro untuk mendapatkan masa tahan baterai yang panjang bisa jadi diakibatkan chipset Snapdragon 8 Gen 1 yang terlalu haus akan daya, ditambah lagi dengan resolusi layar 2K yang bikin baterai semakin cepat habis.

Nah, berkat Snapdragon 8+ Gen 1 dengan efisiensi daya yang lebih tinggi, kini Xiaomi 12S Pro berhasil mengalahkan iPhone 13 Pro Max pada ketahanan baterai. Dihimpun dari Techarena24.com, seorang YouTuber asal Cina bernama Geekerwan telah melakukan pengujian screen on time pada Xiaomi 12S Pro.

Hasilnya cukup memuaskan, lantaran ponsel tersebut berhasil meraih durasi 7 jam 50 menit. Bahkan ia sedikit lebih unggul dibanding Xiaomi 12S Ultra dengan ketahanan 7 jam 47 menit. Dengan pengujian yang sama, rupanya iPhone 13 Pro Max hanya sanggup bertahan hingga 7 jam 42 menit.

Perbaikan ketahanan baterai pada Xiaomi 12S Pro menjadi sangat kentara ketika membandingkan durasi yang berhasil diraih Xiaomi 12 Pro, yakni hanya 5 jam 44 menit.

Kekurangan Xiaomi 12S Pro

Terlepas dari kelebihannya, Xiaomi 12S Pro juga memiliki beberapa kekurangan yang sebaiknya Kamu ketahui sebelum membeli, yakni sebagai berikut.

1. Tanpa Slot Memori Eksternal

Beberapa HP flagship masih sediakan slot memori eksternal, namun ada juga beberapa yang tidak menyediakannya. Sayangnya, Xiaomi 12S Pro jatuh ke dalam kategori setelahnya.

Tanpa adanya slot memori eksternal, pengguna pun tidak dapat memindahkan microSD dari ponsel lama ke ponsel ini, sehingga mengharuskan pengguna untuk melakukan perpindahan data yang lebih makan waktu dan juga tergolong lebih ribet.

Untungnya, Xiaomi 12S Pro tersedia dalam empat varian kombinasi memori yaitu 128/9 GB, 256/8 GB, 256/12 GB, dan terakhir adalah 512/12 GB. Bahan untuk varian terendahnya, kapasitas penyimpanan 128 GB masih tergolong layak untuk menampung foto dan aplikasi.

Namun seandainya HP ini memiliki slot microSD, tentunya memori internal bisa memuat jumlah dan aplikasi lebih banyak lantaran file-file seperti foto, video, dan lagu bisa Kamu masukkan ke memori eksternal.

2. Tanpa Sertifikasi IP Rating

Di kala hampir semua smartphone premium menghadirkan ketahanan terhadap air dan debu yang baik, Xiaomi memilih untuk tidak menyisipkannya pada Xiaomi 12S Pro ini. Tanpa kehadiran sertifikasi IP Rating seperti IP68, pengguna perlu lebih waspada agar tidak menjatuhkannya ke kolam.

Padahal, dengan IP68, smartphone bisa meminimalisir kemungkinan kerusakan akibat terjatuh ke air sedalam hingga 1,5 meter selama 30 menit. Sertifikasi IP68 bahkan sudah menjadi staple untuk HP flagship, terutama yang banderol harganya 10 jutaan ke atas.

3. Tidak Tersedia Autofokus untuk Lensa Ultrawide

Meski sudah mengantongi kerja sama dengan Leica, rupanya Xiaomi 12S Pro masih memiliki isu yang sama seperti versi Xiaomi 12 Pro yaitu absennya auto fokus pada kamera ultrawide.

Autofokus sendiri berfungsi agar fokus dapat mengunci subjek tanpa harus mengarahkannya secara manual. Sehingga, ketika memotret menggunakan sensor ultrawide, Kamu akan mendapatkan hasil foto yang cenderung minim dari blur.

4. Hanya Dijual di Cina

Melihat fakta bahwa Xiaomi 12 Pro tersedia di pasar Indonesia, tentu mudah berasumsi bahwa Xiaomi 12S Pro juga akan melakukan pendekatan penjualan yang sama. Tapi rupanya, ponsel pertama Xiaomi yang menggunakan Leica tersebut hanya dijual di pasar Cina saja.

Hal ini diungkapkan secara resmi oleh pihak Xiaomi kepada Android Authority, bahwa Xiaomi 12 series hanya tersedia secara eksklusif di mainland China. Ini tandanya, Kamu hanya bisa mendapatkan ponsel ini melalui pembelian import dari Cina.

Kendati hadirnya kabar buruk ini, Xiaomi mengatakan bahwa kerja samanya dengan Leica memiliki dampak jangka panjang yang tidak hanya berpengaruh pada seri Xiaomi 12 series, melainkan juga untuk produk-produk lain yang berpotensi untuk hadir di pasar global.

Kemungkinan, saat ini Xiaomi sedang berencana untuk membangun smartphone dengan teknologi kamera Leica untuk pasar internasional. Ditambah lagi, Xiaomi seringkali melakukan rebranding terhadap ponsel Cina untuk dilepas ke pasar global, contohnya saja seperti Redmi K50 Gaming ke POCO F4 GT.

Jadi, tidak menutup kemungkinan Xiaomi 12S Pro akan hadir di pasar Indonesia. Namun, dengan nama smartphone yang berbeda.

 

 

Cek Artikel Xiaomi.co.id lainnya di Google News