Beginilah 9 Kelebihan dan Kekurangan POCO C40

Seiring zaman berkembang pesat, semakin banyak pula aktivitas yang bisa dilakukan pada smartphone. Tidak hanya sekedar untuk SMS dan telepon, kini ponsel bisa dipakai untuk memotret, merekam video, menjelajahi dunia maya, dan banyak lagi.

Oleh karena itu, HP dengan baterai besar akan sangat dibutuhkan agar bisa menunjang segala aktivitas tanpa henti. Di sinilah POCO C40 bersinar, karena suguhkan baterai sebesar 6.000 mAh yang awet seharian penuh.

POCO C40 dirilis di Indonesia pada awal September 2022. Ponsel ini dipasarkan dengan harga di bawah Rp. 2 jutaan. Ini artinya, Kamu hanya perlu keluarkan sedikit dana demi dapatkan ponsel dengan endurance tinggi. Lantas, apa sajakah kelebihan dan kekurangan HP ini? Yuk, simak sebagai berikut!

Sertifikasi POCO C40

Beginilah 9 Kelebihan & Kekurangan POCO C40

  • Layar IPS LCD 6.71 inci
  • Chipset JLQ JR510
  • RAM 3 GB, 4 GB
  • Memori Internal 32 GB, 64 GB
  • Kamera 13 MP (wide) 2 MP (depth)
  • Baterai Li-Po 6000 mAh

Sertifikasi selengkapnya…

Kelebihan POCO C40

Apakah baterai bongsor adalah satu-satuya kelebihan yang POCO C40 jagokan? Tentu tidak. Masih ada sederet kelebihan lainnya yang bisa Kamu simak pada poin-poin berikut ini.

1. Desain Bodi Belakang yang Unik

Beginilah 9 Kelebihan & Kekurangan POCO C40

POCO C40 memiliki desain bodi yang mencakup bilah berwarna hitam sebagai “rumah” bagi modul kamera belakang.

Modul berbentuk persegi ini terletak di pojok kiri atas, dan di sampingnya tertuliskan “POCO” dengan font perusahaan yang khas. Menariknya lagi, bilah hitam ini meluas hingga ke bawahnya demi menutupi bagian sensor pemindai jari.

Jadi, sekalipun hadir dengan sensor di belakang, sensor ini tetap tidak mengganggu sisi estetika bodi. Membuat tampilan belakangnya tampak begitu bersih dan minimalis.

POCO C40 sendiri hadir dengan sejumlah varian warna yang memanjakan mata. Salah satunya adalah POCO Yellow, opsi palet warna yang seringkali muncul pada sejumlah HP POCO tertentu. Lalu, ada pula warna Power Black yang menampilkan hitam menawan serta Coral Green yang tampilkan warna biru toska.

2. Ukuran Layar Lebar

Smartphone POCO C40 tersebut mengusung layar 6,71 inci yang menggunakan panel IPS LCD.

Bukan Full HD+, layar perangkat ini masih mengusung HD+ yang memang membuat tampilannya kurang tajam. Perangkat ini diketahui memiliki layar dengan tingkat kecerahan hingga 400 nit.

Yang pasti, layar berukuran 6.71 inci ini termasuk sebuah hal yang sayang dilewatkan. Keberadaan kamera depan sebagai waterdrop notch juga tidak begitu intrusif saat menonton video secara full screen. Cocok bagi siapapun yang mendambakan immersion saat menikmati konten.

3. Baterai Jumbo 6.000 + Fast Charging

Sajian utama dari POCO C40 adalah ketahanan baterainya yang luar biasa. Ini karena ponsel dimodali dengan baterai 6.000 mAh yang notabene di atas rata-rata pesaing di kelasnya.

Saking besarnya, ponsel ini disinyalir sanggup bertahan hingga 32 jam pada aktivitas panggilan telepon, 86 jam saat mendengarkan musik, 20 jam pemutaran video playback, serta 17 jam navigasi.

4. Bodi Tahan Air + Corning Gorilla Glass

Layar pada POCO C40 tidak hanya berukuran besar, tapi kokoh juga. Layarnya dilapisi dengan kaca pelindung Corning Gorilla Glass yang dapat meminimalisir terjadinya goresan pada layar, entah itu karena terpentok meja, kena goresan kuku, ataupun yang lainnya.

Bukan itu saja, perangkat ini juga dilengkapi dengan ketahanan bodi yang tahan debu dan air lantaran kantongi IP52. Ini artinya, ponsel cenderung tidak akan kenapa-napa meski terkena tumpahan air kurang dari sudur 15 derajat dari arah vertikal (dari atas).

5. Konektivitas Lengkap

POCO dulunya merupakan sub-brand dari Xiaomi. Meski sekarang sudah jadi brand sendiri, namun kebiasaan lama masih belum hilang. Ya, seperti HP Xiaomi pada umumnya, POCO C40 juga dilengkapi dengan sensor infrared.

Sensor infrared tersebut berfungsi untuk menyulap smartphone menjadi remote TV atau AC, tanpa harus melalui koneksi internet.

Bukan itu saja, perangkat juga sediakan port 3.5 mm jack audio agar terhubung dengan earphone tanpa harus melalui adapter. Tersedia juga aplikasi FM Radio untuk dengarkan siaran radio Kamu sesuka hati.

Kekurangan POCO C40

Meski memiliki sejumlah kelebihan. POCO C40 sayangnya punya kekurangan yang tidak kalah banyaknya seperti yang bisa dilihat di bawah.

1. Tanpa Refresh Rate Tinggi

Hadir dengan layar berukuran besar, tampaknya POCO memutuskan untuk tidak melengkapi ponsel dengan laju penyegaran tinggi. Padahal, refresh rate 90 Hz sedang menjadi tren, bahkan di kalangan ponsel terjangkau sekalipun.

Ini bisa jadi bukan masalah besar bagi Kamu. Namun jika sudah terbiasa scrolling-scrolling feed Instagram pakai mode 90 Hz, rasanya sulit kembali ke 60 Hz tanpa merasa ada sesuatu yang kurang.

2. Tanpa Stereo Speaker

Sudah semestinya ponsel seharga 2 jutaan hadir dengan konfigurasi stereo speaker. Dengan begitu, hasil suara yang didengarkan juga akan lebih seimbang untuk didengar.

Di sinilah lagi-lagi POCO C40 kalah saing dengan para rivalnya, karena masih mentok di mono speaker. Untungnya saja masih ada port audio, sehingga tidak hopeless-hopeless amat untuk bisa dengarkan lagu dengan nikmat.

3. Tanpa Lensa Ultrawide

Beginilah 9 Kelebihan & Kekurangan POCO C40

Masih bicara soal kamera. Rupanya selain dari hasil fotonya yang ala kadarnya, POCO C40 juga tidak menyediakan lensa ultrawide. Meski Kamu bukan pencinta fotografi sekalipun, besar kemungkinan absennya ultrawide akan menjadi deal breaker.

Kamera ultrawide mestinya bisa menjadi cara mudah untuk dapat memuat pemandangan atau subjek foto lebih luas pada satu frame. Kini, jika foto grup berisikan banyak orang, mau tidak mau harus berdempetan atau bisa juga menggunakan mode panorama.

4. Performa yang Lamban

Kemungkinan besar, Kamu belum pernah mendengar nama chipset yang mengotaki POCO C40. Ya, ponsel ini mengandalkan JLQ JR510 yang usung arsitektur 11 nm.

JLQ sendiri merupakan perusahaan produsen chipset yang berbasis di Shanghai, Cina. Kemampuan chipset JLQ JR510 sendiri bisa dianggap setara dengan Snapdragon 450 atau Helio G35.

Di dalamnya, terdapat kombinasi delapan inti prosesor yang terdiri atas empat inti performa Cortex A55 (2.0 GHz) serta empat inti hemat daya Cortex A55 (1.5 GHz). Sebagai GPU-nya, menggunakan Mali G57 MC1.

Ponsel ini sendiri menggunakan memori internal sebesar 32 atau 64 GB dengan opsi RAM 3 GB dan 4 GB. Anda pun dapat mengekspansi penyimpanan dengan menambatkan microSD pada slot yang tersedia.

YouTuber bernama Tech Spurt mengungkapkan bahwa segala hal tentang HP ini sungguh terasa tidak responsif. POCO C40 juga mendapatkan skor Geekbench 5 yang terbilang kurang gahar yakni 163 poin (single core) dan 886 poin (multi-core).

Saat diujikan untuk memainkan COD Mobile, pengalaman yang didapat pun kurang memuaskan. Permainan seringkali menunjukkan adanya frame drop sehingga menjadikannya sebagai pengalaman tidak menyenangkan.

Kesimpulan

POCO C40 memang bukan ditujukan untuk gaming berat. Ini sungguh terlihat dari pemilihan chipset-nya. Juga, kemampuan kameranya pun terasa basic walau sebenarnya masih fungsional untuk hasilkan foto-foto oke.

Tampaknya, POCO C40 hanya benar-benar bisa diapresiasi oleh konsumen yang terbatas dana dengan kebutuhan akan layar dan baterai raksasa. Terlebih, HP ini dibanderol dengan harga Rp1.599.000 untuk varian RAM 3 GB storage 32 GB dan Rp1.799.000 RAM 4 GB storage 64 GB.

Menurut pendapat kami, Kamu sebenarnya masih memiliki banyak opsi HP Rp. 2 jutaan yang layak untuk dipilih. Bahkan Redmi 9T pun punya spesifikasi yang mirip dengan baterai 6.000 mAh, namun disertai kamera ultrawide, stereo speaker, serta chipset Snapdragon 662 yang lebih kencang.

Cek Artikel Xiaomi.co.id lainnya di Google News